2 Menit yang Mengubah Hidup: Traktiran Jestham untuk Sang Bapak Pemulung

oleh Ramanda Aulizabullet
Ditinjau oleh Thomas Iskandar
Sumber: youtube/@ownerjestham
Sumber: youtube/@ownerjestham

2 Menit yang Mengubah Hidup: Traktiran Jestham untuk Sang Bapak Pemulung

Medan Sunggal, Kota Medan - (02/06/25) Hari itu, Jestham tak menyangka akan menemukan pemandangan mengharukan di pelataran minimarket. Seorang Bapak pemulung terlihat berusaha menidurkan anak kecilnya di lantai yang dingin. Tanpa ragu, Jestham pun mengubah rencana traktirannya dan memutuskan untuk membantu keluarga kecil itu. Dengan senyum hangat, dia mengajak sang Bapak berbelanja kebutuhan pokok sepuasnya selama dua menit.



Penuh semangat, Bapak pemulung itu memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik mungkin. Dengan cekatan, dia mengumpulkan beras, minyak, mie instan, telur, gula, hingga makanan ringan kesukaan anaknya. Suasana semakin haru ketika Jestham dan timnya membantu mengawasi si anak yang tertidur lelap di luar, sambil memberi semangat kepada sang Bapak untuk mengambil lebih banyak barang. "Ambil lagi, Pak! Jangan satu doang!" seru Jestham, memastikan keluarga itu mendapat cukup persediaan.



Air mata tak terbendung lagi ketika Bapak pemulung itu akhirnya menangis haru. Dengan perasaan syukur yang mendalam, dia bersujud di lantai minimarket sambil berterima kasih kepada Jestham. "Alhamdulillah, puji Tuhan. Saya tidak bisa berkata apa-apa, Bu. Hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan Ibu," ujarnya dengan suara bergetar. Baginya, rezeki ini adalah berkah besar yang jarang dia dapatkan sebagai seorang pemulung.



Dalam percakapan singkat, terungkap bahwa anak lelakinya yang berusia lima tahun setengah selalu menemaninya bekerja setiap hari karena belum bisa sekolah. Dengan mata berkaca-kaca, sang Bapak berharap anaknya bisa mengubah nasib keluarga. "Saya cuma berharap anak saya bisa sekolah tinggi, tidak seperti saya. Biarlah saya dan istri berjuang, yang penting anak kami bahagia," katanya penuh harap.



Perjuangan Tak Kenal Menyerah Seorang Ayah
Perjuangan Tak Kenal Menyerah Seorang Ayah


Jestham pun semakin tersentuh mendengar cerita perjuangan hidup mereka. Sebagai bentuk kepedulian tambahan, dia memberikan sejumlah uang untuk meringankan beban keluarga itu. "Semoga ini bisa membantu Bapak sekeluarga," ucap Jestham dengan tulus. Sang Bapak pun tak henti-hentinya mengucap syukur, mendoakan kebaikan Jestham dibalas berlipat ganda oleh Tuhan.



Di akhir pertemuan, Jestham memesan taksi online untuk mengantarkan mereka pulang dengan belanjaan yang begitu berarti. "Selalu ingat salat ya, Bapak. Percayalah, selama kita dekat dengan Yang Maha Kuasa, jalan hidup pasti dimudahkan," pesannya penuh ketulusan. Sang Bapak mengangguk haru, berjanji untuk terus berjuang demi masa depan anaknya.



Kisah ini menjadi pengingat betapa sebuah kebaikan kecil bisa berarti besar bagi orang lain. Semoga keluarga kecil itu selalu diberi kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalani hidup. Dan semoga kisah inspiratif ini menggerakkan lebih banyak hati untuk berbagi kepada sesama.