BELANJA RASA BALAP! Kak Wulan Siap Borong Semua! | Jesham Traktir #2

oleh Ramanda Aulizabullet
Ditinjau oleh Thomas Iskandar
Sumber: youtube/@ownerjestham
Sumber: youtube/@ownerjestham

BELANJA RASA BALAP! Kak Wulan Siap Borong Semua! | Jesham Traktir #2

Kota Denpasar, Bali - (01/10/25) Setelah keseruan dan haru bersama Kak Diah, giliran kedua dalam episode spesial "Jestham Traktir" akhirnya tiba! Kini, sorotan beralih kepada Kak Wulan, seorang karyawan minimarket berusia 22 tahun yang siap menjalani tantangan belanja seru yang sama. Dengan senyum percaya diri dan semangat tinggi, Ia bersiap memanfaatkan kesempatan emas berbelanja kebutuhan pokok hanya dalam waktu satu menit.



Tantangan pun dimulai! Begitu hitungan "3" diucapkan, Kak Wulan langsung melesat menuju rak-rak barang. Dengan gesit, Jestham membimbing dan menyemangatinya, "Lari, cepetan!" Suasana menjadi sangat dinamis. Fokus Kak Wulan tertuju pada barang-barang pokok seperti Indomie, minyak goreng, sabun, dan Rinso. Ia terlihat lebih familiar dengan layout toko, yang membuat pergerakannya cepat dan tepat, meski sempat terlihat grogi dan kehabisan napas.



Dalam waktu sesingkat itu, strategi adalah kunci. Jestham dengan sigap membantu mengatur keranjang dan menunjukkan lokasi barang, berteriak, "Taruh di keranjang bawah, Kak!" untuk mengoptimalkan waktu. Meski begitu, tetap ada beberapa barang yang belum sempat terambil sebelum timer satu menit berakhir. Melihat hal ini, Jestham dengan hati yang tulus segera melengkapi barang-barang yang terlewat, menciptakan momen saling bantu yang begitu menghangatkan hati dan menunjukkan bahwa misi ini bukan sekadar lomba kecepatan, tapi tentang kepedulian.



Usai tantangan, obrolan hangat pun terjalin. Kak Wulan yang merupakan asli Bali mengungkapkan bahwa di usianya yang masih 22 tahun, Ia sudah bekerja selama 2 tahun. Berbeda dengan Kak Diah yang merantau, Kak Wulan tinggal bersama orang tuanya. Motivasi kerjanya sangat mulia: bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk meringankan beban orang tua dan membantu adiknya yang masih bersekolah. "Biar bisa bantu-bantulah sedikit meringankan beban orang tua," ujarnya dengan sikap rendah hati.



Sebagai anak pertama, tanggung jawab yang dipikulnya tidak main-main. Ia menjadi contoh nyata bahwa usia muda bukanlah halangan untuk memiliki semangat juang dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap keluarga. Di balik kerjanya, ada sebuah harapan dan doa tulus untuk orang tuanya, "Semoga orang tua bisa sehat selalu dan rezekinya lancar," pesannya dengan mata berbinar penuh harap.



Kedatangan rezeki tak terduga dari Jestham ini pun membuatnya mengaku tidak menyangka. Ia membayangkan betapa terkejutnya orang tuanya nanti melihatnya pulang membawa banyak barang belanjaan. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan niat baiknya, Jestham juga memberikan sedikit tambahan rezeki untuknya, yang diharapkan dapat semakin meringankan beban keluarganya.



Ketika ditanya pesan untuk semua "Alfamart" di Indonesia, Kak Wulan menyampaikan kata-kata penyemangat, "Semangat. Semoga ke depannya bisa sukses." Pesan sederhana ini mencerminkan semangat kolektif untuk terus berjuang dan meraih kesuksesan.



Dengan demikian, perjalanan Kak Wulan menutup segment kedua "Jestham Traktir" dengan sempurna. Ia dan Kak Diah, dengan latar belakang dan perjuangan yang berbeda, sama-sama membuktikan ketangguhan anak muda Indonesia. Nah, menurut kalian, siapa yang lebih cepat dan gesit antara Kak Diah dan Kak Wulan? Yuk, tonton episode lengkapnya, ikuti terus, dan dukung misi baik Jesham selanjutnya dengan like, comment, dan subscribe pada laman YouTube Jestham pada link dibawah ini ya!