Tiap Huruf Dibayar! Abang Ojol Ini Kaget Dapet Rezeki Tak Terduga

Tiap Huruf Dibayar! Abang Ojol Ini Kaget Dapet Rezeki Tak Terduga
Kota Medan, Sumatera Utara - (04/02/26) Ada sebuah tantangan unik dan mengharukan yang baru-baru ini dibagikan oleh Jestham. Seorang abang ojek online yang ditemui di pinggir jalan diajak untuk mengikuti sebuah permainan sederhana, mengeja nama orang yang paling ia sayangi. Setiap huruf yang berhasil dieja dengan benar akan dibayar dengan satu lembar rezeki langsung dari Jestham. Tantangan ini terdengar mudah, namun tekanan dan makna di balik nama yang akan dieja membuat suasana menjadi tegang sekaligus mengharukan. Akankah abang ojol ini berhasil menyelesaikan tantangan ini tanpa satu kesalahan pun?
Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, ia adalah seorang mahasiswa aktif yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan tinggi sambil bekerja sebagai driver online. Kesibukannya mengantar pesanan tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar. Hari itu, ketika ditemui, ia baru mendapatkan tiga kali orderan sejak pagi. Namun, penghasilan dari mengemudi bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk membantu orang tuanya dan membiayai kuliahnya.
Ketika ditanya siapa sosok yang paling ia sayangi di dunia, tanpa ragu abang ojol itu menyebutkan nama ibunya, Fatimah Zahro Rangkuti. Nama yang cukup panjang dan unik ini menjadi bahan tantangan. Jestham mengingatkan bahwa proses mengeja harus tepat, tidak boleh salah sedikit pun. Jika ada huruf yang keliru, maka seluruh tantangan dinyatakan gagal. Abang ojol pun tampak gugup dan mulai berkeringat, karena taruhannya bukan hanya soal uang, melainkan pembuktian cinta dan penghormatannya pada sang ibu.

Sesi mengeja pun dimulai. Dengan suara terbata-bata dan tangan yang mulai gemetar, ia menyebutkan huruf demi huruf dari nama sang ibu. Ia menarik napas panjang dan mengaku terkejut serta tegang. Namun, dengan tekad kuat, ia berhasil menyelesaikan semua ejaan nama tersebut.
Setelah selesai, Jestham menghitung jumlah huruf yang berhasil dieja. Ternyata, nama Fatimah Zahro Rangkuti terdiri dari 20 huruf, yang berarti abang ojol itu berhak atas 20 lembar rezeki dari Jestham. Ia pun tersenyum lega, dan suasana yang tadinya tegang berubah menjadi haru. “Baru kali ini nama kita ketemu paling panjang,” celetuk Jestham sambil tertawa kecil.
Di balik tantangan ini, terungkaplah kisah hidup yang lebih dalam. Abang ojol tersebut bercerita bahwa ibunya berjualan lontong setiap malam di pinggir jalan Mandala, tepatnya di Jalan Bandar, Medan. Nama lapaknya adalah Lontong Maimah. Setiap hari, setelah selesai kuliah atau mengantar orderan, ia selalu menyempatkan diri membantu ibunya berjualan. Ia bahkan ikut membiayai adiknya yang juga kuliah. Saat ini, ia sendiri berada di semester akhir dan sedang mempersiapkan sidang. Penghasilan dari menjadi driver online selama dua tahun terakhir ini dikumpulkannya untuk biaya wisuda dan penelitian.

Ketika diminta menyampaikan pesan untuk ibunya, suaranya mulai bergetar dan matanya tampak berkaca-kaca. Ia mengaku sedih sekaligus bangga karena ibunya mampu membiayainya kuliah meskipun hanya dari berjualan lontong. “Ya udah bisa biayai saya kuliah juga, Kak,” ucapnya dengan suara yang nyaris pecah. Perjuangannya yang luar biasa ini menjadi bukti bahwa cinta dan pengorbanan seorang anak pada ibunya tidak pernah mengenal lelah.
Kisah ini pun ditutup dengan sebuah pesan inspiratif, “Memang kalau kita berjuang untuk orang yang kita sayang, ada aja rezekinya.” Tantangan mengeja nama ibu yang awalnya terlihat seperti konten ringan, ternyata berubah menjadi momen yang menyentuh hati banyak orang. Abang ojol mahasiswa ini telah membuktikan bahwa kerja keras, ketulusan, dan cinta kepada orang tua adalah kekuatan terbesar untuk meraih mimpi. Rezeki datang tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi juga dalam bentuk doa dan dukungan dari orang-orang yang terharu melihat perjuangannya. Semangat terus, Bang! Semoga kuliahnya lancar dan sukses selalu untuk ibunda tercinta.








