Bukan Sekadar Kotak Nasi, Tapi Sebuah Isyarat bahwa Kebaikan Masih Ada

oleh Ramanda Aulizabullet
Ditinjau oleh Thomas Iskandar
Sumber: youtube/@ownerjestham
Sumber: youtube/@ownerjestham

Bukan Sekadar Kotak Nasi, Tapi Sebuah Isyarat bahwa Kebaikan Masih Ada

Kota Medan, Sumatera Utara - (01/07/25) Hari itu, Jestham kembali hadir dengan misi berbagi yang berbeda. Kali ini, sasaran utamanya adalah para bapak-bapak ojek online yang sehari-hari berkutat di jalanan. Dengan membawa kotak stereofoam misterius, Ia menawarkan sesuatu yang bukan sekadar makanan, melainkan kejutan penuh makna. Apa isinya? Ternyata, di dalamnya tersimpan pesan penyemangat dan rezeki tak terduga yang sukses bikin para penerimanya terharu.



Jestham memulai aksinya dengan menyiapkan uang dan pesan singkat di dalam kotak. Ia lalu menawarkannya kepada para ojol dengan pertanyaan sederhana, “Mau buka kotak makan saya enggak?”. Reaksi pertama datang dari seorang bapak yang penasaran. Begitu dibuka, matanya langsung berkaca-kaca saat menemukan uang dan pertanyaan mendalam, “Siapa yang selalu ada di dalam doamu?”. Dengan suara bergetar, sang bapak menjawab, “Anak saya… tahun ini berat, satu masuk SMP, satu lagi SMA.” Jestham pun menyemangatinya, “Murah rezekinya, ya, Pak!”



Tak berhenti di situ, Jestham melanjutkan aksinya ke ojol lainnya. Salah satunya adalah seorang bapak yang mengaku lelah dan hampir menyerah. Ketika membaca pesan “Ingatnya siapa?”, Ia langsung tersenyum getir dan menjawab, “Keluarga.” Jestham pun menegaskan, “Semangat terus ya, Pak!” Momen sederhana ini justru menyentuh hati, menunjukkan betapa berat perjuangan mereka demi orang tersayang.


Aksi Berkah Untuk Seutas Senyum Pencari Nafkah
Aksi Berkah Untuk Seutas Senyum Pencari Nafkah

Ada pula kisah haru dari seorang ojol yang sedang buru-buru mengantar KTP. Meski sibuk, Ia menyempatkan diri membuka kotak pemberian Jestham. Di dalamnya, Ia menemukan pertanyaan, “Kata apa yang ingin diucapkan ke seseorang tapi belum sempat?”. Dengan wajah sedih, Ia mengaku ingin berbicara lebih banyak pada anak-anaknya. “Karena faktor ekonomi, kami sering tak bisa memenuhi keinginan mereka,” ujarnya lirih. Jestham pun mengangguk paham, memberi dukungan tanpa banyak bicara.



Aksi Jestham ini membuktikan bahwa kebahagiaan bisa datang dari hal-hal kecil. Bukan nominal uang yang utama, melainkan perhatian dan empati yang Ia berikan. Setiap kotak stereofoam seolah jadi media untuk mengingatkan para pejuang jalanan bahwa perjuangan mereka tidak sendirian. “Semangat terus, ya!” menjadi mantra penyemangat yang terus diulang Jestham.



Banyak yang terinspirasi oleh cara Jestham membagikan kebahagiaan tanpa menggurui. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, tonton videonya sampai habis dan siapkan tisu! Siapa tahu, Kamu juga akan tergugah untuk berbagi senyum dan semangat seperti Jestham.