Jestham Berbagi: Aksi Kecil Penuh Makna untuk Abang Ojol yang Sedang Berjuang

Jestham Berbagi: Aksi Kecil Penuh Makna untuk Abang Ojol yang Sedang Berjuang
Kota Medan, Sumatera Utara - (30/03/26) Dalam kesibukan kota yang kadang tak peduli, ada momen-momen kecil yang mampu mengembalikan kehangatan kemanusiaan. Jestham, yang dikenal dengan aksi berbaginya bertemu dengan seorang abang ojek online yang sedang duduk termenung sendirian di pinggir jalan. Rupanya, hari itu sedang sangat sepi orderan. Sang abang ojol mengaku belum mendapatkan satupun pesanan, padahal waktu terus berjalan. Dari sinilah percakapan sederhana namun penuh makna dimulai, mengungkap perjuangan seorang suami dan ayah yang tak kenal lelah.
Jestham pun mendekati abang ojol tersebut dan memulai obrolan ringan. "Abang lagi ngapain, Bang?" tanyanya. "Lagi nunggu orderan," jawab sang abang singkat. Jestham kemudian bertanya sudah berapa orderan yang didapat hari itu. Dengan nada sedikit lesu, abang ojol itu hanya menjawab, "Sepi." Dari raut wajah dan intonasi suaranya, Jestham bisa merasakan bahwa hari itu memang berat baginya. Namun, daripada sekadar bertanya, Jestham memilih untuk menggali lebih dalam tentang kehidupan pribadi abang ojol tersebut, karena ia percaya di balik setiap perjuangan selalu ada orang-orang tercinta yang menjadi motivasi.

Ketika Jestham bertanya tentang orang yang paling ia sayangi, abang ojol itu menjawab tanpa ragu, "Keluarga, anak istri." Nama sang istri pun disebutkan dengan penuh kasih, "Suci Suandari." Jestham lalu meminta abang itu mengeja nama sang istri satu per satu: S-U-C-I-S-U-A-N-D-A-R-I. Uniknya, setiap huruf yang berhasil disebutkan dengan benar, Jestham akan memberikan selembar rezeki sebagai bentuk apresiasi. Ada getaran haru ketika nama itu dieja dengan penuh cinta oleh seorang suami yang sedang berjuang di jalanan. Jestham pun semakin penasaran, mengapa abang ini begitu sayang kepada Suci? Jawabannya sederhana namun menusuk kalbu, "Yang sudah melahirkan anak." Kalimat singkat itu menggambarkan betapa besarnya penghargaan dan cinta seorang suami kepada istrinya yang telah menjadi ibu dari anak-anak mereka.
Puncak haru terjadi ketika Jestham meminta abang ojol itu menyampaikan pesan jika suatu saat istrinya menonton video ini. Dengan suara yang mulai bergetar, abang itu berkata kepada sang istri agar tetap bersyukur atas rezeki dari Allah, sekecil apa pun pendapatan yang ia peroleh hari itu. Jestham yang memperhatikan dengan saksama lalu bertanya, "Kenapa gemetar banget, Bang?" Sang abang menjawab polos, "Iya kaget aja, Ci. Rezeki." Ia begitu terharu dan tidak menyangka ada orang yang peduli serta ingin membantu di tengah kesulitannya.
"Jadi percaya enggak, Bang, kalau kita semangat demi orang yang kita sayang, selalu ada rezeki yang sudah Tuhan siapkan buat kita?" tanya Jestham. Dengan mantap, sang abang menjawab, "Ada, Ci." Jestham pun tersenyum mendengar keyakinan yang begitu kuat dari seseorang yang sedang dalam posisi sulit. Dari sini, Jestham tergerak untuk memberikan bantuan yang tidak hanya bersifat materi, tetapi juga menyentuh hati.

Dengan gaya khasnya yang ceria namun penuh empati, Jestham lalu memberikan sejumlah uang kepada abang ojol tersebut. "Aku tukarin ya, Guys. Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.." ujarnya sambil menghitung lembaran sesuai dengan jumlah huruf yang disebutkan. Jestham kemudian berpamitan dengan pesan singkat yang menggugah, "Semangat terus untuk abangnya. Kita permisi ya, Bang, ya. Bye-bye!" Abang ojol itu pun menjawab dengan senyum kecil yang tampak lega, lalu Jestham berlalu meninggalkan momen haru yang terekam dalam video tersebut.

Jestham Berbagi kali ini bukan hanya tentang memberi uang, tetapi juga tentang memberi ruang bagi seorang ayah untuk menyebut nama istrinya dengan penuh cinta, tentang menguatkan keyakinan bahwa rezeki pasti ada untuk mereka yang tak menyerah. Aksi kecil yang tulus, seperti yang dilakukan Jestham, mampu menjadi cahaya di hari yang sepi.







