Siapa Sangka, Jestham Bertemu Target Misi Belanja Sembako 2 Menit di Depan Minimarket, Momen Haru Ibu-ibu Curhat soal Sewa Rumah

Siapa Sangka, Jestham Bertemu Target Misi Belanja Sembako 2 Menit di Depan Minimarket, Momen Haru Ibu-ibu Curhat soal Sewa Rumah
Kota Medan, Sumatera Utara - (12/07/26) Konten kreator Jestham kembali mencuri perhatian warganet setelah menjalankan misi kebaikan berupa belanja sembako dua menit gratis. Kali ini, target misinya adalah seorang ibu yang tengah mencari barang rongsokan di depan sebuah minimarket.
Siapa sangka, ibu tersebut ternyata sudah mengenali Jestham. “Saya follow Jestham,” ucapnya. Mendengar hal itu, Jestham langsung menawarkan misi kebaikannya. “Ibu, kita ada rezeki dari Tuhan, belanja sembako 2 menit sepuasnya di dalam, mau nggak?” tanya Jestham.
Ibu itu awalnya tidak yakin dan tak menyangka akan mendapat kejutan tersebut. Pasalnya, ia selama ini hanya melihat kegiatan Jestham melalui media sosial. Bahkan, ia sempat berkomentar ingin bertemu langsung dengan Jestham. Pertemuan itu pun akhirnya terjadi di luar dugaan.
Sebelum tantangan dimulai, ibu tersebut memanjatkan doa untuk Jestham. “Lancarkanlah rezeki Cici Jestham ya Allah, tambahkanlah rezekinya, berikan ia kesehatan,” doanya dengan penuh ketulusan.

Begitu aba-aba “1, 2, 3, mulai!” diucapkan, ibu itu langsung berlari mengambil berbagai kebutuhan pokok. Ia mengumpulkan beras, minyak, telur, gula, mie instan, sabun, dan makanan ringan lainnya. Dalam waktu dua menit, ia berhasil mengumpulkan beberapa kebutuhan pokok. “Gemetar Ci, mimpi apa saya semalam,” ucap ibu itu dengan tubuh masih bergetar.
Saat menunggu semua barang dibayar, Jestham mendengarkan cerita ibu tersebut. Ia mengaku sedang kehilangan uang, sementara uang itu digunakan untuk membayar sewa rumah yang sudah terlambat dua minggu. Nominalnya memang tidak besar bagi sebagian orang, yaitu Rp100.000, tetapi sangat berarti baginya. Ibu dari dua anak ini mengatakan, selama ini ia tidak pernah membelanjakan uang di atas nominal Rp100.000. Ini pertama kalinya ia bisa merasakan belanja sebanyak itu.
Mendengar cerita tersebut, Jestham dengan tulus berkata, “Ibu, saya ada rezeki dari Tuhan untuk ibu hari ini. Nanti bayar sewa rumahnya ya.” Ia pun menyerahkan rezeki tersebut kepada ibu itu. Ibu tersebut tak sanggup lagi menahan tangisnya. “Alhamdulillah Ci, terima kasih banyak Ci, saya nggak nyangka,” ucapnya sambil terisak. Jestham terus menenangkan sang ibu yang masih gemetar. “Rezeki ya, Bu,” katanya lembut.
Ibu itu kembali memanjatkan doa untuk Jestham dan merasa sangat bersyukur. “Mimpi apa saya ya Allah, di saat saya kesusahan begini masih ada orang yang menolong,” ujarnya. Jestham pun mengaku sangat tersentuh. “Ibu doain aku, aku benar-benar tersentuh kali loh,” kata Jestham.

Ibu itu juga menceritakan bahwa ia menyukai semua kegiatan Jestham di media sosial. Ia melihat masih banyak orang yang jauh lebih sulit dari dirinya, dan bersyukur masih ada orang dermawan yang mau mengulurkan tangan. Di akhir pertemuan, Jestham berpesan agar selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dan mempercayai bahwa permasalahan hidup apa pun pasti akan dibantu dan diberikan jalan terbaik. “Semoga bermanfaat untuk orang yang menonton ya, Bu,” ujarnya. Jestham lalu berpamitan dan mengucapkan, “Sehat selalu, Ibu.”







